Home Entertainment Finansialku, Aplikasi dan Portal Informasi yang Bisa Bantu Kamu Mengelola Keuangan

Finansialku, Aplikasi dan Portal Informasi yang Bisa Bantu Kamu Mengelola Keuangan

901
SHARE
Founder Finansialku

Founder: Melvin Mumpuni (CEO), Alvin Augusto Saputra (CTO), Harris Darmawan (COO)
Industri: Fintech
Status pendanaan: Angel investment

  • Finansialku sendiri merupakan portal perencana keuangan yang dikelola oleh para perencana keuangan berlisensi.
  • Saat ini Finansialku mengklaim telah memiliki satu juta pengunjung bulanan dan lima belas ribu pengguna aplikasi mobile. 

Sekitar tahun 2013, seorang bankir dan perencana keuangan yang bernama Melvin Mumpuni pada saat itu sedang menjalani pendidikan S2 di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung. Saat membuat tesis, ia melihat banyak masyarakat yang menjadi klien perencana keuangan tradisional, yang merasa kesulitan untuk mengelola keuangan mereka. Hal ini pun ia lihat sebagai sebuah peluang bisnis.

Jadi, mereka memerlukan sebuah platform untuk memudahkan 
mereka dalam mengelola dan merencanakan keuangan. Tesis 
tersebut kemudian menjadi embrio dari startup Finansialku yang saya 
bangun hingga sekarang.

Untuk mengembangkan Finansialku, Melvin pun menggandeng Alvin Augusto Saputra, rekannya saat berkuliah di SBM Institut Teknologi Bandung yang juga merupakan seorang programmer. Ketika Melvin dan Alvin hendak mencari pendanaan kepada angel investor, mereka pun bertemu dengan seorang desainer yang bernama Harris Darmawan, yang kemudian juga turut menjadi founder dari Finansialku.

Berhasil gaet satu juta pengguna

Finansialku Aplikasi | Screenshot

Finansialku sendiri merupakan portal perencana keuangan yang dikelola oleh para perencana keuangan berlisensi. Untuk membantu para masyarakat untuk mengelola keuangan secara mandiri, mereka pun telah meluncurkan sebuah aplikasi mobile sejak awal tahun 2017 yang lalu.

Saat ini, telah ada sekitar satu juta orang yang mengakses situs merekasetiap bulannya, serta lima belas ribu orang yang menjadi pengguna aplikasi mobile yang mereka buat. Untuk mendapat keuntungan, Finansialku pun membuat aplikasi mereka sebagai Software as a Service (SaaS). Ini artinya, mereka akan mengenakan biaya apabila pengguna menginginkan beberapa fitur tambahan yang hanya ada di versi premium.

“Di tahun 2017, kami ingin fokus pada literasi finansial. Untuk itu, kami berusaha memberikan edukasi dan informasi keuangan kepada klien kami dengan portal edukasi, pelatihan, dan juga berbagai event,” tutur Melvin.

Sedangkan untuk tahun 2018 mendatang, mereka berniat untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses produk keuangan seperti investasi dan asuransi. Dengan begitu, mereka berharap inklusi keuangan di Indonesia bisa berkembang ke arah yang lebih baik.

Telah mendapat pendanaan dari angel investor

Finansialku Situs | Screenshot

Menurut Finansialku, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami tentang cara merencanakan keuangan dan berinvestasi. Hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.

“Karena itu, kami berusaha untuk memberikan edukasi keuangan dengan cara-cara yang bisa langsung diterapkan, serta mudah dimengerti,” ujar Melvin.

Saat ini, mereka telah mempunyai lima belas karyawan yang mayoritas merupakan bagian tim pemasaran dan teknologi. Mereka mengaku telah mendapat pendanaan dari angel investor pada bulan Desember 2016, dan sedang mencoba untuk mencari investasi di tahap selanjutnya.

Di Indonesia sendiri, kamu sudah bisa menggunakan aplikasi pengelola keuangan buatan luar negeri seperti Money ManagerMonefy, serta Wallet. Dan untuk memenangkan persaingan tersebut, Melvin mengaku berusaha untuk memberikan penawaran dan solusi dengan penerapan yang lebih efektif di Indonesia.

Artikel Asli.

Comments

comments