Home Indonesia Protokol Keamanan WiFi Berhasil Dibobol

Protokol Keamanan WiFi Berhasil Dibobol

793
SHARE
Berhati-hatilah ketika menggunakan WiFi di tempat umum

Anda suka menggunakan public WiFi di restoran, kafe, atau tempat umum lainnya? Mulai hari ini sebaiknya Anda tidak menggunakan WiFi gratisan tersebut.

Menurut Ars Technica, protokol keamanan WiFi WPA2 yang banyak sekali digunakan sudah berhasil dibobol. Artinya, hacker dengan mudah bisa masuk ke dalam jaringan WiFi publik, bahkan memantau setiap kegiatan perangkat yang terhubung.

WPA2 merupakan protokol yang menggantikan WEP pada tahun 2003 karena dianggap sudah tidak lagi aman. Jebolnya protokol WPA2 pertama kali ditemukan oleh ahli keamanan jaringan bernama Mathy Vanhoef. Ia menemukan sebuah celah keamanan pada protokol tersebut dan menyebutnya sebagai KRACK atau Key Reinstallation Attacks.
Vanhoef mengatakan celah keamanan KRACK pada WPA2 memungkinkan hacker masuk ke dalam jaringan WiFi tanpa perlu mengetahui password. Setelah terhubung, hacker bisa melakukan banyak hal mulai dari memantau kegiatan perangkat yang terhubung, hingga mencuri data dan menyebarkan malware.
KRACK bekerja dengan cara memaksa router WiFi untuk menyerah setelah dihantam oleh paket data tertentu secara terus menerus. Menariknya, hantaman paket data tersebut dianggap sebagai upaya pengguna untuk masuk ke dalam jaringan, sehingga tidak membuat sistem keamanan curiga.
Temuan Vanhoef juga mengatakan Android dan Linux merupakan sistem operasi yang paling rentan terhadap serangan ini. Lalu bagaimana agar Anda terhindar dari serangan KRACK? Berikut adalah beberapa tipsnya:
1. Jangan sembarangan pakai WiFi publik yang ada di tempat umum untuk sementara waktu.
2. Usahakan Anda hanya mengakses situs HTTPS jika terpaksa harus menggunakan jaringan WiFi publik.
3. Jika Anda memiliki router WiFi di rumah, segera patch menggunakan firmware versi paling baru.
4. Jangan lupa untuk melakukan update di sistem opearsi perangkat Anda.

Comments

comments